Select Page

Liputan6.com, Jakarta – Mitsubishi XForce melengkapi jajaran line-up sport utility vehicle (SUV) PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Indonesia. Model ini, dikembangkan dengan fokus untuk penggunaan di wilayah Asia Tenggara.

Pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, jenama berlambang tiga berlian ini resmi memperkenalkan varian baru untuk salah satu model andalannya tersebut, yaitu Mitsubishi Xforce Ultimate with Diamond Sense (Ultimate DS), yang hadir untuk melengkapi dua varian telah diperkenalkan sebelumnya yakni Mitsubishi Xforce Ultimate dan Mitsubishi Xforce Exceed.

Di model ini, Mitsubishi XForce dilengkapi fitur keamanan Drive Mode yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca. Terdapat 4 mode berkendara yang bisa diatur pengemudi, yaitu Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Sesuai namanya, Normal untuk medan jalan yang umum, Wet untuk situasi hujan atau basah, Gravel untuk kondisi tanah atau kerikil, dan Mud untuk lumpur.

Asyiknya, pilihan mode berkendara tersebut cukup diatur melalui tombol di sebelah tuas transmisi. Pilihan mode berkendaranya akan tampil pada layar di dasbor sehingga memudahkan pengemudi memantaunya.

Cara kerja fitur canggih ini melibatkan pengaturan mesin, transmisi, rem, dan power steering yang kemudian terintegrasi dengan kontrol traksi, kontrol stabilitas, dan Active Yaw Control (AYC).

“Dari semua mobil yang punya drive mode Mitsubishi, at any time soon. Wet mode itu bukan flood mode, bukan banjir. Tapi jalanan basah, at any time. Jadi sekarang defaultnya aja kalau mobilnya starter langsung taruh di wet mode gak apa-apa. Karena kita gak boleh tunggu dulu, baru kita milih. Kita pilih dulu aja, starter langsung taruh di wet mode. Jadi kalau wet mode itu 100% bukan gimmick,” jelas Rifat Sungkar, pereli nasional sekaligus brand ambasador PT MMKSI.

Mitsubishi Xforce dilengkapi dengan fitur canggih yakni Drive Mode, yang salah satunya adalah mode “Wet”. Sesuai namanya, mode ini dirancang khusus untuk menghadapi kondisi jalan basah atau licin, seperti saat hujan, genangan air, atau jalan berlumut. Tapi sebenarnya kapan sebaiknya mode Wet ini digunakan? Dan bagaimana cara kerjanya?

Sebelum lebih jauh, sebaiknya kita pahami dulu apa itu Drive Mode “Wet”? Drive Mode “Wet” adalah salah satu dari beberapa pilihan mode berkendara (drive mode) yang bisa dipilih pengemudi. Saat mode ini diaktifkan, sistem mobil akan menyesuaikan cara kerja mesin, transmisi, dan sistem kendali traksi untuk memberikan kendali yang lebih stabil dan aman di jalan licin.

Waktu yang Tepat Gunakan Drive Mode Wet di Mitsubishi XForce
Lantas kapan sebaiknya mode ini diaktifkan? Mode Wet sangat membantu dan dibutuhkan saat kondisi mengemudi pada hujan deras, menerjang jalanan yang tergenang air, permukaan jalan licin karena lumpur, tanah basah, atau lumut, atau saat Anda mengemudi di area pegunungan atau daerah dengan curah hujan tinggi. Jika kondisi jalan kembali kering, bisa dikembalikan ke drive mode Normal.

Dengan mengaktifkan mode Wet, sistem akan melakukan beberapa penyesuaian, seperti pengaturan tenaga mesin secara halus sehingga mobil tidak langsung menghentak saat pedal gas diinjak agar lebih mudah dikendalikan di jalan licin. Selain itu ada pengaturan untuk meningkatkan traksi (daya cengkram ban ke jalan) lewat bantuan traction control yang bekerja lebih aktif untuk mencegah ban selip.

Saat mode Wet, respons kemudi juga jadi lebih halus sehingga terasa lebih stabil, pengemudi bisa lebih percaya diri bermanuver dengan aman meski jalan licin. Transmisi juga akan menyesuaikan perpindahan gigi dengan lebih lembut untuk menghindari hentakan mendadak.

Untuk mengaktifkan Drive Mode “Wet” pada Mitsubishi Xforce cukup mudah. Pastikan mobil dalam keadaan menyala, lalu cari tombol/kenop “Drive Mode” di konsol tengah dekat tuas transmisi. Putar atau tekan hingga indikator di layar menunjukkan Mode “Wet”. Mode ini akan aktif secara otomatis, dan pengaturan mobil langsung disesuaikan.

Meski fitur Drive Mode “Wet” di Mitsubishi Xforce sangat bermanfaat untuk menambah rasa aman saat berkendara di jalan basah atau licin, namun sebagai pengendara juga harus tetap waspada dengan menjaga kecepatan dan jarak aman.